SMK Negeri 1 Rembang Menyabet Juara I LKS Tingkat Nasional Di Solo Untuk Mata Lomba Prototype Modelling (Pattern Making)
- Details
- Created: 24 May 2017
- Written by Admin Website
Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sesuai dengan visinya diharapkan memiliki kemampuan dan kompetensi sesuai bidang keahliannya.
Siswa diharapkan menguasai pengetahuan, pemahaman dan penguasaan keahlian, sehingga lulusan SMK memiliki kemampuan handal berstandar nasional maupun internasional. Sehubungan dengan ha ltersebut, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan kegiatan tahunan berupa Lomba Kompetensi Siswa Sekolah Menengah Kejuruan (LKS-SMK) guna mengukur pencapaian kompetensi dan sekaligus dalam upaya mempromosikan lulusan SMK kepada dunia usaha/dunia industri serta pemangku kepentinga nlainnya. Dengan demikian lomba ini termasuk lomba yang sangat bergengsi di kalangan SMK.
Pada tahun 2017 ini, Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan, Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan LKS SMK Tingkat Nasional ke-25 pada tanggal 14 s.d.20 Mei2017 di Surakarta, JawaTengah. Bidang kompetensi yang akan dilombakan sebanyak 53 jenis bidang lomba dengan materi lomba mengacu pada standar industri dan World Skill Competition (WSC). Melalui kegiatan tersebut, peserta dituntut untuk piawai mengerjakan karya sesuai dengan keahliannya. Selanjutnya dari ajang ini, akan dihasilkan para jawara LKS yang diharapkan akan berkiprah dalam World Skills Competition (WSC) sehingga mampu memajukan citra tenaga kerja Indonesia. Tahun 2019, Indonesia akan mengikuti kegiatan WSC yang merupakan agenda 2 tahunan kompetisi tingkat dunia yang akan diikuti oleh negara-negara anggota sebanyak 76 negara yang ada di seluruh belahan dunia. Delegasi Indonesia pada ajang WSC tahun 2017 akan mengikuti 29 bidang lomba yang akan diselenggarakan di Abu Dhabi. Selain lomba, juga diselenggarakan kegiatan pendukung lainnya seperti pameran produk inovasi unggulan hasil karya siswaS MK,seminar, pelatihan, gerakan literasi sekolah (GLS), one school one province (OSOP) dll.
Penyelenggaraan LKS SMK melibatkan peran serta SMK di Surakarta dan kabupaten/ kota disekitarnya, sebagai pengampu atau penanggung jawab bidang lomba yang bertugas menyiapkan materi berupa peralatan, bahan, kelengkapan lomba, serta teknisi untuk 53 bidang lomba.
Adapun tema kegiatan LKS SMK Tingkat Nasional ke-25 dan pameran produk inovasi unggulan siswa SMK tahun 2017 di Kota Surakarta, Provinsi Jawa Tengah adalah “Meraih Masa Depan Lulusan SMK yang Kompeten & Produktif”
Sedangkan Mottonya yakni “SMK Bisa, SMK Hebat, Kompeten, Produktif dan Siap Bekerjas ecara Profesional” dengan simbol tangan tergenggam dan acungan ibu jari yang melambangkan ketekunan siswa SMK dalam mengasah kompetensi, bekerja secara produktif serta tangguh dalam menjawab tantangan di era globalisasi dan perkembangan teknologi informasi dan komunikasi.

Motto LKS Nasional ke-25 Tahun 2017 Logo LKS Nasional ke-25 Tahun 2017
Jumlah peserta per bidang lomba adalah sebagai berikut :



Sebagai salah satu peserta lomba LKS Tingkat Nasional yang dilaksanakan selama 7 hari tersebut, SMK Negeri 1 Rembang berhasil meraih Juara I dalam mata lomba Prototype Modelling (Pattern Making) dari paket keahlian Teknik Pemesinan atas nama Oom Chairuman dengan Guru Pembimbing Sunarto, S.Pd. Kejuaraan tersebut dapat diraih tidak terlepas dari kegigihan pak Narto dalam mempersiapkan anak didiknya, yang mana pembimbingan dilaksanakan di sekolah selama kurang lebih 7 bulan.
Hasil lengkap untuk mata lomba Prototype Modelling dalam lomba LKS Tingkat Nasional ke 25 tertera dalam tabel berikut :

Sedangkan rekan satu kabupaten, Siti Nur Hidayah siswa dari SMK Avicienna Rembang harus puas menduduki peringkat 9 dalam mata lomba Industrial Farmaceutia.
Untuk LKS kali ini Jawa Tengah berhasil menyabet predikat Juara Umum dan merebut Piala Bergilir dari Provinsi Jawa Timur sebagai Juara Umum LKS Nasional ke-24 Tahun 2016.
Gelar Juara I yang berhasil disabet peserta dari Jawa Tengah sebanyak 20 mata lomba, diantaranya adalah Industrial Control, Chemistry, Prototype Modeling (Pattern Making), Visual Merchandising, Carpentry, dan sebagainya. Adapun Gelar Juara II yang berhasil diperoleh sebanyak 15 mata lomba, diantaranya adalah Automobile Repair, Mobile Robotic, Web Desain, Plumbing and heating, dan lain-lain. Sedangkan untuk mata lomba Automobile Technology, CNC Turning, Electronic Application, dan Kriya Keramik hanya berada di peringkat III.
Secara lengkap data kejuaraan yang diperoleh peserta dari Jawa Tengah adalah sebagai berikut :

Semua peserta yang mendapat juara I, II dan III memperoleh hadiah berupa piala, medali, piagam penghargaan, serta uang pembinaan untuk Juara I memperoleh Rp 7 juta dari Kemendikbud dan Rp 1 juta dari BRI, Juara II memperoleh Rp 6 juta dari Kemendikbud dan Rp 750 ribu dari BRI, dan Juara III memperoleh Rp 5 juta dari Kemendikbud dan Rp 500 ribu dari BRI.

Dokumentasi :

Gambar 1. Persiapan peserta (Oom Chairuman) saat di sekolah

Gambar 2. Acara pembukaan LKS Nasional ke 25 Tahun 2017

Gambar 3. Para Jawara LKS Nasional ke 25 Tahun 2017 Kontingen Jawa Tengah

Gambar 4. Para Guru Pembimbing LKS Nasional ke 25 Tahun 2017 Kontingen Jawa Tengah

Gambar 5. Tempat berlangsungnya lomba LKS Nasional ke 25 Tahun 2017 untuk mata lomba Prototype Modelling

Gambar 6. Oom Chairuman sedang tekun mengikuti lomba LKS Nasional ke 25 Tahun 2017 untuk mata lomba Prototype Modelling

Gambar 7. Acara penutupan lomba LKS Nasional ke 25 Tahun 2017

Gambar 8. Oom Chairuman, sang juara I LKS Nasional ke 25 Tahun 2017 untuk mata lomba Prototype Modelling bersama Sunarto, guru pembimbingnya

Gambar 9. Para juara LKS Nasional ke-25 Tahun 2017 dari kontingen Jawa Tengah

Gambar 10. Pak Narto menyerahkan piala kejuaraan lomba LKS Nasional ke 25 Tahun 2017 untuk mata lomba Prototype Modelling secara simbolis kepada Bapak Singgih Darjanto selaku Kepala SMK Negeri 1 Rembang













